kafk-a:

Kindness, kindness, kindness.


I want to make a New Year’s prayer, not a resolution. I’m praying for courage.

Susan Sontag resolves in 1972

(via paniccure)

4,534 notes

shescardai:

Saya berterima kasih. Sebab, takdir mempertemukan saya dengan kamu; mengenalkan saya pada sesuatu yang mengesankan.

(via surat-pendek)

327 notes

boycandra:

Kau tahu kenapa penyesalan diciptakan di akhir? Setelah semua terjadi, setelah semua terlambat.

Agar kau belajar berhati-hati, berpikir lebih matang, memperhitungkan setiap keputusanmu. Sebab yang terlambat menyadari, seringkali tak bisa kembali.

–boycandra

(via surat-pendek)

1,020 notes

boycandra:

Kau tahu kenapa penyesalan diciptakan di akhir? Setelah semua terjadi, setelah semua terlambat.

Agar kau belajar berhati-hati, berpikir lebih matang, memperhitungkan setiap keputusanmu. Sebab yang terlambat menyadari, seringkali tak bisa kembali.

–boycandra

(via surat-pendek)

1,020 notes

eunheesa:

Berserah.

Bukan hanya perihal kau serahkan semua urusanmu pada-Nya. Tapi tentang betapa yakinnya hatimu tentang semua yang telah Dia rencanakan dan yang akan Dia berikan kepadamu.

(Source: eunheesa, via surat-pendek)

117 notes

sajaksesak:

“Nyatanya. Masa lalu ada sebagai penghambat diri yang mendewasakan, ia ada untuk dirasakan, ia ada untuk dikenang. Ia ada untuk dilupakan.”

— Arief Aumar Purwanto

169 notes

surat-pendek:

“Mungkin di dunia ini ada banyak orang yang mencintai seseorang dengan sangat dalam tetapi sayangnya mereka hanya mencintai dalam diam.”

Contoh: Aku. // A. W.

10 November 2017.

1,792 notes

sajaksesak:

“Lelah. Tapi sumpah—aku tidak berniat untuk menyerah.”

2,820 notes

violentwavesofemotion:

“The moon pours a stream of glitter / Into the depths of my soul.”

Juan Ramón Jiménez, tr by Robert Bly, from “Nocturne,” wr. c. 1903

1,943 notes